KONI KALIMANTAN TIMUR
cricket-kaltim-matangkan-porprov-dan-kejurnas-melalui-rakerprov
Cricket Kaltim Matangkan Porprov dan Kejurnas melalui Rakerprov
Minggu, 04 Oktober 2026 , 06:23

KONIKALTIM.NEWS -Malam Minggu biasanya menjadi waktu untuk beristirahat atau berkumpul bersama keluarga. Namun, bagi pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kalimantan Timur, Sabtu (3/10) malam menjadi kesempatan untuk membahas masa depan pembinaan olahraga.

Belasan pengurus PCI dari sejumlah kabupaten dan kota berkumpul di ruang rapat KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov). Pertemuan tersebut membahas persiapan menghadapi dua agenda besar, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim di Paser dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior di Bali pada 21–30 Oktober 2026.

Selain membahas persiapan pertandingan, Rakerprov juga menjadi ruang evaluasi terhadap laporan pertanggungjawaban kepengurusan serta penyusunan program kerja PCI Kaltim.

Ketua Pengprov PCI Kaltim Ismail mengatakan, seluruh pengurus dari delapan kabupaten dan kota yang telah memiliki kepengurusan hadir dalam kegiatan tersebut. Adapun Kutai Barat dan Mahakam Ulu hingga kini belum memiliki kepengurusan PCI.“Alhamdulillah semua hadir. Harapan kami, pelaksanaan Porprov 2026 menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk prestasi yang lebih baik lagi,” kata Ismail.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Kaltim yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan Rakerprov. Menurut dia, dukungan tersebut membantu PCI Kaltim menjalankan agenda organisasi sekaligus mematangkan program pembinaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Kaltim yang telah memfasilitasi tempat kepada pengurus PCI Kaltim hingga akhirnya bisa melaksanakan Raker di ruang pertemuan kantor KONI Kaltim,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim Dandri Dauri mengingatkan bahwa prestasi olahraga harus dibangun melalui pembinaan yang terukur dan keberpihakan kepada atlet daerah.

Menurut dia, capaian cricket Kaltim tidak semata-mata menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga harus mencerminkan keberhasilan pembinaan atlet yang berasal dari daerah.

Dandri juga menyoroti aspek perlindungan atlet. Ia berharap atlet yang berlaga di Porprov dapat terdata dan terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan.“Ini bisa dikoordinasikan dan dititipkan dalam pembiayaan tahunan cabor,” katanya.

Ia menyebut iuran perlindungan tersebut sekitar Rp8.000 per atlet setiap bulan. Menurut dia, perlindungan atlet merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pembinaan olahraga.

Dandri juga mengapresiasi perkembangan cricket Kaltim di bawah kepengurusan Ismail. Pembinaan tersebut, kata dia, telah menghasilkan satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

“Semoga di PON yang akan datang wajib emas semua. Insya Allah cricket berjaya, cricket membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Rasman Rading mengingatkan agar pembinaan tidak berhenti hanya karena keterbatasan anggaran.

Menurut dia, kejuaraan daerah semestinya dimanfaatkan sebagai ruang untuk menemukan atlet potensial yang kemudian dibina secara berkelanjutan, baik dari sisi fisik maupun psikologis.

“Jangan karena anggaran tak cukup, pembinaan macet. Gelar kejuaraan untuk mencari atlet baru, lalu bina fisik dan psikologisnya agar bisa bicara di tingkat nasional dan internasional,” kata Rasman.

Ia juga mengingatkan seluruh cabang olahraga agar menempatkan Porprov sebagai bagian dari proses seleksi atlet, bukan sekadar mengejar sebanyak mungkin medali.“Jadikan Porprov sebagai ajang seleksi, bukan ajang bagi-bagi medali. Itu meruntuhkan sportivitas,” tegasnya.

Rasman mendorong setiap cabang olahraga untuk lebih selektif dalam menentukan nomor pertandingan yang diikuti. Prioritas, kata dia, seharusnya diberikan kepada nomor yang memiliki peluang prestasi berdasarkan ukuran yang objektif.Pada cabang olahraga yang memiliki ukuran waktu, misalnya renang, atletik, dan balap sepeda, catatan waktu atlet dapat menjadi salah satu indikator untuk menentukan nomor yang layak diprioritaskan.

“Kalau prestasinya lebih rendah, ngapain dipaksakan. Fokuslah pada nomor yang punya potensi,” kata Rasman.

Bagi PCI Kaltim, pesan tersebut menjadi bagian dari pekerjaan rumah pembinaan. Porprov di Paser tidak hanya menjadi arena untuk mengejar medali, tetapi juga kesempatan mengukur kesiapan atlet sebelum menghadapi persaingan yang lebih tinggi, termasuk di tingkat nasional.* (echa/fahri/hms.koni)


KONI Kaltim Kejar Verifikasi Atlet Porprov, Data Dibuka 2-8 Oktober

KONIKALTIM.NEWS - Tim Keabsahan KONI Kaltim membuka pendaftaran dan verifikasi data atlet dari 10 kabupaten/kota mulai 2 Oktober. Proses berlangsung…

Selengkapnya

Protes Tak Bisa Langsung ke Dewan Hakim Porprov

KONIKALTIM.NEWS - Kontingen yang tak puas dengan hasil pertandingan di Porprov Kaltim VIII 2026 harus ingat satu hal, jangan langsung…

Selengkapnya

FAJI Kaltim Bawa Pulang Tiga Medali dari Kejurnas Arung Jeram U23

KONIKALTIM.NEWS – Derasnya arus Sungai Ayung, Bali, tak menyurutkan laju tim Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Timur. Tiga medali…

Selengkapnya

Hapkido Kaltim Bawa Pulang 15 Medali dari Kejurnas

KONIKALTIM.NEWS - Keterbatasan anggaran tak menyurutkan langkah Hapkido Kalimantan Timur untuk unjuk gigi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido ke-9. Dengan…

Selengkapnya

Dua Atlit Kaltim Raih Podium di TNI Triathlon Open 2026

KONIKALTIM.NEWS – Dua atlet andalan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mencetak prestasi membanggakan di Kejuaraan TNI Triathlon Open 2026…

Selengkapnya

Sinkronisasi PORPROV VIII Kaltim 2026, Venue Paser Ditarget Rampung Oktober

KONIKALTIM.NEWS - Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser mulai memasuki tahap krusial. Dinas Pemuda…

Selengkapnya

Berdekatan dengan PON Pantai, Layar Ditandingkan Lebih Cepat

KONIKALTIM.NEWS. Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/2026 di Paser, dipastikan dibuka dari cabor layar.  Pertandingan pembuka ini dipastikan dimainkan di Kabupaten…

Selengkapnya

TARGET. Lima tim FAJI Kaltim membidik posisi dua besar pada Kejurnas Arung Jeram Indonesia 2026 di Bali. Lima Tim, 25 Atlet, Satu Target: FAJI Kaltim Tembus Dua Besar di Bali

KONIKALTIM.NEWS. Lima tim Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kaltim berangkat ke Bali dengan target yang lebih tinggi dari hasil Kejurnas…

Selengkapnya