KONI KALIMANTAN TIMUR
level-asia-menjadi-pembeda
Level Asia Menjadi Pembeda
Selasa, 08 April 2025 , 09:51

SAMARINDA – Gulat masih menjadi cabang olahraga (cabor) pendulang medali bagi Kaltim di event nasional. Salah satunya pekan olahraga nasional (PON). 
Maka tidak berlebihan, cabor ini menjadi atensi khusus. Karena itulah, para pegulat merasa perlu untuk terus meningkatkan kemampuan, termasuk mengikuti kejuaraan yang levelnya di atas PON. 
Seperti yang dilakukan Hamka dan Zainal Abidin. Dua pegulat yang meraih medali emas pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara (Sumut) mendapat kesempatan untuk terlibat dalam Kejuaraan Asia di Amman, Yordania, 29-31 Maret lalu. Keduanya mesti mengakui, masih sulit untuk bersaing di level Asia. 
Hal ini diakui Hamka yang turun di nomor gaya bebas 65 kg, saat dihubungi beberapa hari lalu. Dikatakan Hamka, meski belum bisa memberikan kemenangan, tapi menjadi pengalaman berharga untuk bisa meningkatkan kemampuannya. “Alhamdulillah bersyukur bisa ikut di kejuaraan ini, walau pun belum bisa mendapat kemenangan. Tapi kami dapat pengalaman berharga,” ujar Hamka. 
Hal lain yang juga cukup menyulitkannya adalah kondisi cuaca di Yordania yang sedang memasuki musim dingin. Kondisi ini tentu menyulitkan pegulat-pegulat Asia Tenggara yang tak terbiasa bertanding di suhu dingin. 
“Yang paling memengaruhi adalah cuaca dingin, kami jadi sulit berkeringat,” kata Hamka menambahkan. Namun di luar faktor nonteknis, harus diakui bahwa secara fisik dan teknik memang berada pada level berbeda. Menurut Hamka, pegulat di belahan Asia lainnya, memiliki pengalaman dan jam terbang yang lebih tinggi di kompetisi level internasional. 
“Secara teknik mereka ini memang lebih matang, karena mereka sudah sering bertanding di level Asia dan Eropa,” tutup Hamka. (*)

Membaca “Pikiran” Andre Syachrum: Kejutan Gerbong Baru, Kabinet Ramping, dan Formula Akademis Menuju PON 2028

Oleh: Rusdiansyah Aras Samarinda - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim yang berlangsung di Aula Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6) kemarin,…

Selengkapnya

Tinggalkan Cetak Biru Olahraga

SAMARINDA – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras berupaya meninggalkan fondasi penting bagi keberlanjutan olahraga prestasi…

Selengkapnya

Didukung Mayoritas Voters, Anderiy Syachrum Tinggal Menunggu Aklamasi

SAMARINDA – Kepastian mengenai sosok yang akan memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026-2030 mulai terjawab. Anderiy…

Selengkapnya

Cetak Biru PON 2028 Mulai Disusun, KONI Kaltim Gandeng LeKOP

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menggandeng Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (LeKOP) Kaltim menggelar diskusi olahraga strategis…

Selengkapnya

Musorprov KONI Kaltim 2026 Siap Digelar, Usung Semangat Generasi Emas

SAMARINDA – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur semakin dekat. Sesuai agenda, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3…

Selengkapnya

Menakar “Exit Strategy” KONI Kaltim di PON XXII/2028, Menjaga Harga Diri di Tengah Desentralisasi Tiga Klaster

PETA jalan olahraga prestasi nasional resmi memasuki babak baru. Keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat yang menetapkan DKI Jakarta…

Selengkapnya

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kaltim Dibuka Besok, Ego Arifin Sebut Pengambilan Formulir Bisa Diwakilkan

SAMARINDA – Senin (25/5/2026) Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua KONI Kaltim secara resmi membuka pendaftaran. Bakal calon…

Selengkapnya

Sinergi KONI Kaltim dan LeKop, Siapkan Diskusi Strategis Menuju PON XXI 2028

SAMARINDA – Komitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kejayaan olahraga Benua Etam terus dipacu. Sebagai langkah konkret, Komite Olahraga Nasional Indonesia…

Selengkapnya