KONI KALIMANTAN TIMUR
kempo-dan-pencak-silat-jaga-konsistensi
Kempo dan Pencak Silat Jaga Konsistensi
Rabu, 22 Oktober 2025 , 07:30

KUDUS-Tiga cabang olahraga (cabor) yang bertanding di Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (21/10) kompak mempersembahkan medali emas untuk Kaltim. Ketiga cabor tersebut adalah Sambo, Pencak Silat dan Shorinji Kempo. Kejutan datang dari cabor sambo yang berhasil menempatkan dua atletnya di partai final. Sayang, hanya Agus yang mampu meraih medali emas. Sedangkan Awang harus puas dengan medali perak.

Tambahan emas dari Agus di kelas combat 98 kilogram, membuat Sambo Kaltim menorehkan prestasi luar biasa. Tak memasang target muluk, sambo justru memberi kejutan dengan torehan empat emas, tiga perak serta tujuh perunggu. Ketua Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kaltim Zulkifli memberikan apresiasi kepada atlet atas kerja keras yang sudah ditunjukkan di atas matras. Terkait target, Zulkifli mengatakan dirinya memang tidak secara gamblang menyebutkan sebelum bertolak ke Kudus. 

“Saya tidak menyebut target di PON Bela Diri ini karena takut atlet kami besar kepala. Karena di sambo ini, lengah per sekian detik saja bisa hancur di matras. Jadi sejak awal saya tidak menyebut target berapa emas, tapi alhamdulillah kami bisa mendapatkan empat emas di sini,” terang Zulkifli. Selain sambo, pencak silat juga berhasil meraih medali emas. Medali tersebut dipersembahkan Fitri Mawarni yang tampil di kelas B Putri. Medali emas ini menjadi bukti konsistensi silat di event nasional yang selalu meraih medali emas. 

“Kita di PON Bela Diri ini meloloskan satu nomor di final, alhamdulillah masih bisa mendapatkan medali emas,” beber Sofian, pelatih silat Kaltim. Sementara itu konsistensi juga ditunjukkan oleh Shorinji Kempo Kaltim. Sejak PON Jawa Barat 2016 kempo Bumi Etam tak pernah absen mempersembahkan medali emas. Dua emas kempo diraih dari nomor Embu Beregu Putri dan Embu Berpasangan Putri Kyukenshi. “Alhamdulillah kita masih bisa mempertahankan konsistensi meraih medali emas. Kita tidak punya banyak waktu saat persiapan, tapi hasil ini harus disyukuri,” papar Junus Mansyrudin, pelatih Shorinji Kempo Kaltim.(*)


Membaca “Pikiran” Andre Syachrum: Kejutan Gerbong Baru, Kabinet Ramping, dan Formula Akademis Menuju PON 2028

Oleh: Rusdiansyah Aras Samarinda - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim yang berlangsung di Aula Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6) kemarin,…

Selengkapnya

Tinggalkan Cetak Biru Olahraga

SAMARINDA – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras berupaya meninggalkan fondasi penting bagi keberlanjutan olahraga prestasi…

Selengkapnya

Didukung Mayoritas Voters, Anderiy Syachrum Tinggal Menunggu Aklamasi

SAMARINDA – Kepastian mengenai sosok yang akan memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026-2030 mulai terjawab. Anderiy…

Selengkapnya

Cetak Biru PON 2028 Mulai Disusun, KONI Kaltim Gandeng LeKOP

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menggandeng Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (LeKOP) Kaltim menggelar diskusi olahraga strategis…

Selengkapnya

Musorprov KONI Kaltim 2026 Siap Digelar, Usung Semangat Generasi Emas

SAMARINDA – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur semakin dekat. Sesuai agenda, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3…

Selengkapnya

Menakar “Exit Strategy” KONI Kaltim di PON XXII/2028, Menjaga Harga Diri di Tengah Desentralisasi Tiga Klaster

PETA jalan olahraga prestasi nasional resmi memasuki babak baru. Keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat yang menetapkan DKI Jakarta…

Selengkapnya

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kaltim Dibuka Besok, Ego Arifin Sebut Pengambilan Formulir Bisa Diwakilkan

SAMARINDA – Senin (25/5/2026) Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua KONI Kaltim secara resmi membuka pendaftaran. Bakal calon…

Selengkapnya

Sinergi KONI Kaltim dan LeKop, Siapkan Diskusi Strategis Menuju PON XXI 2028

SAMARINDA – Komitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kejayaan olahraga Benua Etam terus dipacu. Sebagai langkah konkret, Komite Olahraga Nasional Indonesia…

Selengkapnya