Kudus, 24 Oktober 2025 – Cabang olahraga (cabor) Ju-Jitsu Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil memberikan kejutan manis di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Kudus 2025. Di bawah komando Ketua Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia (PBJI) Kaltim yang baru, Fahri Daeng Betta, tim Ju-Jitsu Kaltim telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu saat PON Beladiri menyisakan tiga cabor terakhir, yakni Karate, Ju-Jitsu, dan Wushu, sebelum ditutup pada tanggal 26 Oktober mendatang.
Perolehan ini menandai peningkatan signifikan bagi Ju-Jitsu Kaltim. Sebelumnya, pada debut mereka di PON XXI/2024 Aceh-Sumut, cabor ini hanya mampu membawa pulang 1 medali perak. Keberhasilan meraih emas di Kudus membuktikan bahwa kepemimpinan baru Daeng Betta, yang terpilih secara aklamasi pada Musprov September 2025, langsung membawa dampak positif dan semangat baru bagi para atlet.
Optimisme Menambah Koleksi Medali
Dengan berakhirnya PON Beladiri yang semakin dekat, Ju-Jitsu Kaltim kini tengah berjuang keras untuk mewujudkan target ambisius: menambah 1 medali emas lagi sebelum tirai kompetisi ditutup. Semangat juang tinggi dan soliditas tim yang ditekankan oleh Ketua Daeng Betta diharapkan mampu mendorong para atlet untuk kembali naik podium tertinggi.
Menatap PON 2028: Mampukah Ju-Jitsu Kaltim Pertahankan Emas?
Prestasi di Kudus menjadi modal berharga bagi Ju-Jitsu Kaltim dalam menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan. Pertanyaan besar yang kini mengemuka adalah: Mampukah cabor Ju-Jitsu mempertahankan medali emas yang telah diraih di PON 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)?
Ketua KONI Kaltim sebelumnya telah menyampaikan harapannya agar perak di PON sebelumnya bisa menjadi emas di PON berikutnya. Pencapaian emas di PON Beladiri Kudus 2025 menjadi jawaban awal atas harapan tersebut, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan Ju-Jitsu Kaltim menuju pesta olahraga nasional empat tahunan. Di bawah arahan dan komando Daeng Betta, dengan fokus pada pembinaan atlet muda dan program kerja jangka panjang, PBJI Kaltim optimis dapat menjaga konsistensi prestasi dan menjadikan cabor ini sebagai salah satu lumbung medali kebanggaan Benua Etam di PON 2028 mendatang. (rd)

SAMARINDA, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim), Rusdiansyah Aras, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga…
SelengkapnyaSAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim), Rusdiansyah Aras, menegaskan kebijakan ketat terkait mutasi atlet…
Selengkapnya
SAMARINDA - Bukan sekadar bangunan megah, stadion ini adalah monument visi besar yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo…
SelengkapnyaKETUA Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada…
Selengkapnya
SAMARINDA - Terungkapnya wacana pengusulan penundaan Porprov Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser, menjadi sebuah anomali di tengah target tinggi Gubernur…
SelengkapnyaBALIKPAPAN – Persiapan menuju Porprov Kaltim VIII/2026 Paser memasuki masa krusial. Seluruh cabang olahraga (cabor) di Kaltim kini digenjot menuntaskan…
Selengkapnya
SAMARINDA – Bonus bagi atlet berprestasi di PON XXI/2024 Aceh–Sumut mulai dicairkan. Kabar ini langsung disambut hangat para peraih medali, termasuk…
SelengkapnyaSAMARINDA – Resmi terpilih sebagai ketua Pen gurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim, Elly Luchritia Nova bersiap…
Selengkapnya