KONIKALTIM.NEWS – Atlet binaan Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Timur menunjukkan perkembangan positif. Dua atlet muda asal Samarinda dan Kutai Timur berhasil meraih podium pertama pada ajang Bayan Run Open, kategori pelajar 5K, yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Minggu (11/10/2026).
Kedua atlet tersebut adalah Carissa Julia Kirana dari Samarinda yang menjuarai kategori putri dan Naufal Rizky Rahmadani dari Kutai Timur yang menjadi juara pertama kategori putra.
Prestasi ini menjadi kabar positif bagi pembinaan atlet triathlon di Kalimantan Timur, khususnya dalam mengembangkan kemampuan atlet kelompok usia muda. Keberhasilan keduanya juga menunjukkan pentingnya memberikan kesempatan kepada atlet untuk menguji kemampuan melalui berbagai ajang kompetisi.
Bayan Run Open diikuti sekitar 6.500 peserta dan dibuka oleh PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading.
Bendahara Umum FTI Kaltim, Agus WRB, menyampaikan apresiasi atas perkembangan atlet-atlet binaan di berbagai kelompok usia, mulai dari youth, junior hingga senior.
Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang terus berjalan di seluruh pengurus cabang (pengcab) FTI Kaltim bersama klub-klub di bawah naungannya.
“Atas nama pengurus Triathlon Kaltim, kami bangga melihat perkembangan atlet-atlet youth, junior, dan senior Kaltim yang terus berprogres. Dengan pelatihan yang intensif di semua pengcab FTI Kaltim bersama klub-klub di bawahnya, kami optimistis triathlon Kaltim akan lebih berprestasi lagi di kancah nasional,” ujar Agus.
Ia menambahkan, keikutsertaan atlet dalam berbagai ajang perlombaan menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Selain mengukur kemampuan fisik, kompetisi juga memberikan pengalaman bertanding yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan atlet. "Dengan seringnya mengikuti event-event, bisa mengasah mental tanding dan teknik anak-anak,” katanya.
Bagi FTI Kaltim, prestasi Carissa dan Naufal di Bayan Run Open menjadi salah satu capaian yang diharapkan dapat mendorong motivasi atlet lainnya untuk terus berkembang. Pengalaman berkompetisi sejak usia muda juga diharapkan menjadi bekal bagi atlet dalam menghadapi kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Pembinaan yang berkelanjutan, dukungan klub, serta kesempatan mengikuti kompetisi menjadi faktor penting untuk menjaga perkembangan atlet. Dengan proses tersebut, FTI Kaltim berharap semakin banyak atlet daerah yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional.(echa/fahri/hms.koni)

KONIKALTIM.NEWS– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur bersama Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi (PB Porprov) Kaltim 2026 akan mengajukan…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS -Waktu terus berjalan. Pemkab Paser tancap gas menyiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim. Fokus utamanya, pembangunan venue yang…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS- Waktu terus berjalan, lapangan belum rampung. Perbasasi Kaltim (Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia Kalimantan Timur) pun mulai…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS - Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalimantan Timur (KONI Kaltim) menggelar rapat persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kantor…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS -Malam Minggu biasanya menjadi waktu untuk beristirahat atau berkumpul bersama keluarga. Namun, bagi pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kalimantan…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS - Tim Keabsahan KONI Kaltim membuka pendaftaran dan verifikasi data atlet dari 10 kabupaten/kota mulai 2 Oktober. Proses berlangsung…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS - Kontingen yang tak puas dengan hasil pertandingan di Porprov Kaltim VIII 2026 harus ingat satu hal, jangan langsung…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS – Derasnya arus Sungai Ayung, Bali, tak menyurutkan laju tim Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Timur. Tiga medali…
Selengkapnya