KUDUS - Wushu Kaltim menutup perjuangannya di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 Kudus, Jawa Tengah, dengan tetap berhasil meraih medali.
Dua atlet kategori sandha (tarung) Kaltim, Devan Febra (75 kg putra) dan Muhammad Abian (65 kg) samasama hanya mampu meraih medali perunggu.
Adapun empat nomor terakhir di kategori taolu yang dimainkan, Minggu (26/10), tak membuahkan satupun medali. “Pertama-tama, kami memohon maaf atas hasil yang dirasa belum maksimal. Meski begitu, para atlet sudah berjuang dengan maksimal,” ucap manajer wushu Kaltim, Ahmad Sofyan Noor.
Untuk para peraih medali perunggu, hasil itu patut disyukuri. Sebab, mereka bisa mencapai titik itu setelah mengandaskan perlawanan para lawan yang punya kapasitas lebih mumpuni.
“Lawannya di babak penyisihan itu dari daerah unggul seperti Jawa Timur, Sumatra Utara, Jawa Barat ataupun Jakarta. Ada juga yang sudah sering bermain di level internasional. Tapi itu berhasil diatasi para atlet. Hanya, belum beruntung di semifinal,” ucap dia
Di kategori taolu, sama beratnya, karena berhadapan dengan atlet pelatnas yang tampil di SEA Games dan ajang internasional lainnya. “Tentu hasil ini akan jadi evaluasi kami. Sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas atlet kita agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” tegas dia.
Hal lain yang jadi atensinya, yakni soal masa persiapan yang tergolong singkat. “Intensitas persiapan atlet kita tergolong singkat. Tapi kami selalu mengupayakan waktu yang ada agar bisa meraih hasil maksimal,” tuntas dia
Hasil tersebut sekaligus menutup kiprah perjuangan Kaltim di PON Bela Diri 2025 dengan capaian 16 medali emas, 15 perak, dan 32 perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Kaltim finis di peringkat kelima. (*)

SENDAWAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI Kutai Barat resmi memiliki ketua baru. Alsiyus dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kutai…
SelengkapnyaSENDAWAR – Alsiyus resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kutai Barat masa bakti 2025–2029.Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah…
Selengkapnya
KUBAR – Pengurus Provinsi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur bertolak ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Minggu (10/5) pagi.…
SelengkapnyaSENDAWAR – Teka-teki mengenai siapa yang akan memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mulai menemui titik…
Selengkapnya
SAMARINDA – Menyongsong pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur melalui Tim Penjaringan dan Penyaringan…
SelengkapnyaSAMARINDA - Tak banyaknya waktu persiapan jelang Porprov VIII/2026 di Paser, membuat semua elemen yang terlibat kini harus bergerak cepat.…
Selengkapnya
SAMARINDA-TRANSISI kepemimpinan di tubuh KONI Kalimantan Timur periode 2026-2030 bukan sekadar pergantian figur, melainkan upaya menjaga kesinambungan prestasi olahraga di…
SelengkapnyaSamarinda-Pukul 16.00 Wita, hari Kamis (30/4) saya bersama kawan-kawan pengurus KONI Kaltim, perwakilan KONI dari 10 kabupaten dan kota se-Kaltim,…
Selengkapnya