KONI KALIMANTAN TIMUR
wagub-seno-restui-koni-kaltim-harus-ramping-dan-realistis
Wagub Seno Restui, KONI Kaltim Harus “Ramping” dan Realistis
Minggu, 03 Mei 2026 , 10:50

SAMARINDA-TRANSISI kepemimpinan di tubuh KONI Kalimantan Timur periode 2026-2030 bukan sekadar pergantian figur, melainkan upaya menjaga kesinambungan prestasi olahraga di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis. Sebagai bagian dari tanggung jawab saya selaku Ketua KONI Kaltim, saya memandang perlu adanya gerak cepat dalam memastikan sosok pemimpin baru mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sinergi antara pengurus olahraga dan pemerintah—dalam hal ini Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Dr. H. Seno Aji—adalah napas utama bagi KONI. Tanpa dukungan moril dan komitmen pendanaan hibah yang kuat, roda organisasi akan sulit berputar.

Demi mengawal transisi ini, pada Kamis (30/4) lalu, saya memimpin rombongan KONI Kaltim untuk melakukan audensi. Setelah berkoordinasi dengan Gubernur, kami melanjutkan diskusi krusial dengan Wagub Kaltim, Bapak Seno Aji, tepat pukul 17.00 WITA. Pertemuan ini juga melibatkan 10 KONI Kabupaten/Kota dengan agenda utama memperkenalkan figur calon Ketua Umum masa bakti 2026-2030, H. Anderiy Syachrum, ST, SE.

Restu dan Peluang Aklamasi

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, Bapak Wagub Seno Aji secara resmi memberikan restu kepada H. Anderiy Syachrum untuk maju sebagai kandidat utama. Menurut beliau, dukungan untuk Anderiy sudah cukup masif dan terukur.

Secara kalkulasi lapangan, langkah Anderiy menuju kursi ketua umum tampaknya akan berjalan mulus melalui mekanisme aklamasi. Anderiy menjadi satu-satunya kandidat yang mampu melampaui ambang batas persyaratan, yakni dukungan 30 persen dari KONI Kabupaten/Kota serta 30 persen dukungan dari Pengprov Cabor dan Badan Fungsional.

Tantangan Fiskal dan Efisiensi Organisasi

Namun, restu bukanlah cek kosong. Wagub Seno Aji memberikan catatan penting yang harus menjadi perhatian serius bagi pengurus KONI ke depan. Beliau menekankan bahwa realitas fiskal Kaltim kini berbeda dengan periode kepemimpinan saya sebelumnya.

Kita harus jujur melihat data: bantuan hibah untuk KONI Kaltim pada tahun 2026 ini mengalami penurunan. Situasi serupa diprediksi berlanjut hingga tahun 2027 sebagai dampak dari dinamika TKD (Transfer ke Daerah).

Pesan tegas dari Bapak Wagub sangat jelas:

Ketua terpilih harus bekerja ekstra: Mengandalkan hibah saja tidak cukup; diperlukan inovasi dan kreativitas dalam mencari sumber pendanaan.

Organisasi “Ramping”: Tidak ada ruang bagi pengurus yang hanya menjadi beban atau “penumpang” tanpa kontribusi nyata. Jika tidak mampu bekerja, sebaiknya tidak perlu ada dalam struktur kepengurusan.

Target PON XXII 2028: Di tengah keterbatasan anggaran, target pada PON 2028 mendatang harus realistis. Pembinaan atlet harus dilakukan dengan skala prioritas yang ketat, bukan sekadar menumpuk jumlah tanpa hasil yang terukur.

Menyongsong Musorprov 3 Juni 2026

Sebagai bentuk tanggung jawab akhir masa jabatan saya, saya telah melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Kaltim kepada Wagub. Insya Allah, Musorprov untuk memilih ketua baru masa bakti 2026-2030 akan dilaksanakan pada 3 Juni 2026.

Untuk memastikan proses ini berjalan demokratis, kondusif, dan lancar, kepanitiaan telah dibentuk:

OC (Panitia Pelaksana): Diketuai oleh Ir. H. Husinsyah, MT.
?SC (Panitia Pengarah): Diketuai oleh H. Syaparuddin, S.Sos.
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP): Diketuai oleh Drs. H. Ego Arifin, M.Si.

Tugas saya kini adalah memastikan estafet kepemimpinan berjalan dengan elegan. Saya berharap Musorprov nanti menjadi ajang konsolidasi kekuatan, bukan perpecahan. Selamat berproses untuk seluruh insan olahraga Kaltim. Mari kita kawal transisi ini demi kejayaan prestasi olahraga di Bumi Etam yang lebih berkelanjutan. (rd)


Membaca “Pikiran” Andre Syachrum: Kejutan Gerbong Baru, Kabinet Ramping, dan Formula Akademis Menuju PON 2028

Oleh: Rusdiansyah Aras Samarinda - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim yang berlangsung di Aula Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6) kemarin,…

Selengkapnya

Tinggalkan Cetak Biru Olahraga

SAMARINDA – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras berupaya meninggalkan fondasi penting bagi keberlanjutan olahraga prestasi…

Selengkapnya

Didukung Mayoritas Voters, Anderiy Syachrum Tinggal Menunggu Aklamasi

SAMARINDA – Kepastian mengenai sosok yang akan memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026-2030 mulai terjawab. Anderiy…

Selengkapnya

Cetak Biru PON 2028 Mulai Disusun, KONI Kaltim Gandeng LeKOP

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menggandeng Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (LeKOP) Kaltim menggelar diskusi olahraga strategis…

Selengkapnya

Musorprov KONI Kaltim 2026 Siap Digelar, Usung Semangat Generasi Emas

SAMARINDA – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur semakin dekat. Sesuai agenda, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3…

Selengkapnya

Menakar “Exit Strategy” KONI Kaltim di PON XXII/2028, Menjaga Harga Diri di Tengah Desentralisasi Tiga Klaster

PETA jalan olahraga prestasi nasional resmi memasuki babak baru. Keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat yang menetapkan DKI Jakarta…

Selengkapnya

Pendaftaran Calon Ketua KONI Kaltim Dibuka Besok, Ego Arifin Sebut Pengambilan Formulir Bisa Diwakilkan

SAMARINDA – Senin (25/5/2026) Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua KONI Kaltim secara resmi membuka pendaftaran. Bakal calon…

Selengkapnya

Sinergi KONI Kaltim dan LeKop, Siapkan Diskusi Strategis Menuju PON XXI 2028

SAMARINDA – Komitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kejayaan olahraga Benua Etam terus dipacu. Sebagai langkah konkret, Komite Olahraga Nasional Indonesia…

Selengkapnya