KONI KALIMANTAN TIMUR
susun-strategi-demi-pon-ntb-ntt-koni-kaltim-evaluasi-penuh
Susun Strategi Demi PON NTB-NTT, KONI Kaltim Evaluasi Penuh
Rabu, 16 Oktober 2024 , 12:46

 BALIKPAPAN – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut) baru tuntas akhir September lalu. Seperti diketahui, target lima besar yang dibidik kontingen Kaltim gagal diraih. Kaltim pun hanya mampu finis di posisi kedelapan.
Kendati begitu, raihan emas Kaltim pada PON kali ini meningkat dibanding saat PON XX/2021 di Papua lalu. Di mana, Kaltim yang sebelumnya hanya membawa 25 emas, di PON Aceh-Sumut bisa meraih 29 emas.

 Meski tidak mencapai posisi yang diharapkan, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan Kaltim punya prestasi yang lebih unggul dibanding daerah lain. Yakni, tidak pernah keluar dari posisi sepuluh besar. Berbeda dengan daerah lain yang pernah menjadi tuan rumah PON, Kaltim masih bisa memberikan capaian yang luar biasa. “Kaltim waktu menjadi tuan rumah PON, itu fi nis di posisi ketiga. Tapi setelah itu pun, alhamdulillah tidak pernah keluar dari sepuluh besar. Bedahalnya dengan daerah Palembang, Riau hingga Papua. Kecuali memang Jawa Barat,” ujarnya.

 Mengacu hasil tersebut, ia menambahkan bahwa KONI Kaltim melakukan evaluasi menyeluruh. Salah satunya dalam hal pembinaan atlet. Program evaluasi jangka panjang ini, kata dia, sebagai persiapan untuk menatap PON XXII/2028 di NTB dan NTT. Mengingat, kuota atlet Kaltim saat ini hanya berkisar 20 persen yang usianya bisa bertanding di PON selanjutnya. Selain itu, Rusdi berkata Kaltim menargetkan bisa mencetak 1.000 pelatih fisik. Diketahui selama pemusatan latihan daerah (pelatda) yang berlangsung selama 6 bulan, hanya ada 10 pelatih fisik. Target jumlah pelatih fi sik ini, sabungnya, akan tersebar dengan masing-masing 100 pelatih fisik di tiap kabupaten dan kota. Tujuan ini, berkaca pada PON Aceh-Sumut lalu di mana faktor fisik memang jadi kendala.

 “Contoh kick boxing, pada saat BK (babak kualifi kasi) PON dapat satu medali emas, sambo juga meraih empat emas. Tetapi, ketika perang di PON kelelahan semua dan sama sekali tidak dapat emas, melainkan perak. Ini tentu menjadi catatan penting bagi kami untuk pelaksaan PON mendatang,” tambahnya. Tak sampai di situ, KONI Kaltim bahkan merencanakan kerja sama dengan KONI Korea Selatan (Korsel) di tahun 2025. Sehingga nanti training center (TC) bisa berlangsung di Korsel. Untuk ini, lanjutnya, beberapa cabor diharap bisa dikirim untuk pelatda di Negeri Ginseng tersebut.

 “Kalau Shin Tae Young saja bisa memberikan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia, kenapa kita tidak bisa mengadopsi strategi itu. Harapan kami, semoga misi ini didukung oleh semua pihak dan Kaltim bisa berjaya di PON NTB dan NTT. Bukan hanya berada di peringkat delapan, tapi merealisasikan cita-cita lima besar,” tandanya. (*)

Wagub Kaltim Seno Aji Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Usia Dini

BALIKPAPAN – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Ir. Seno Aji, M.Si., menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan…

Selengkapnya

Anderiy Syachrum Deklarasikan Diri Maju Calon Ketua Umum KONI Kaltim 2026-2030

SAMARINDA. Teka-teki mengenai arah dukungan dan kesiapan figur dalam bursa pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur…

Selengkapnya

KONI Kaltim Tetapkan Musorprov Pemilihan Ketua Umum Masa Bakti 2026-2030 pada 3 Juni Mendatang

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur resmi menetapkan waktu pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) untuk memilih…

Selengkapnya

KONI Kaltim Minta Pengprov Cabor Segera Siapkan Perangkat Pertandingan, Efisiensi Jadi Prioritas

TANAH GROGOT – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang akan digelar pada 14-27 November 2026, Komite Olahraga…

Selengkapnya

Diikuti 450 Taekwondoin, 31 Provinsi Berpartisipasi

SAMARINDA. Agenda perdana dijalankan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim, di bawah kendali ketua anyar mereka, Hasanuddin Mas’ud. Sejak kemarin (23/4/2026) hingga…

Selengkapnya

Hibah Belum Cair, Musorprov Bergeser

SAMARINDA – Agenda strategis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim terpaksa mengalami penyesuaian. Salah satunya, Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang…

Selengkapnya

Perginya Si Jurnalis “Kopi”: Sebuah Catatan Perpisahan untuk Rizaldi

SABTU (18/4) malam itu, di tengah heningnya waktu, ponsel saya bergetar. Pesan singkat via WhatsApp dari H. Zulkarnain, Ketua Bidang…

Selengkapnya

Matangkan Pelaksanaan Musorprov, Tim OC Gelar Rapat Perdana

SAMARINDA. Menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim, persiapan matang terus dilakukan. Salah satu yang bertanggung jawab dalam hal pelaksanaan…

Selengkapnya