KONIKALTIM.NEWS - Sebanyak 8.709 atlet dari 10 kabupaten/kota, dinyatakan sah mengikuti Porprov VIII Kaltim 2026. Samarinda mencatat jumlah atlet terverifikasi terbanyak dengan 1.219, disusul Kabupaten Paser sebanyak 1.256 dan Kutai Kartanegara (Kukar) 1.160 atlet.
Rekapitulasi ini menjadi hasil akhir proses verifikasi dan pengesahan kontingen yang dikerjakan Tim Keabsahan KONI Kaltim selama tiga hari. Ribuan data atlet diperiksa melalui platform digital yang terhubung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Sistem itu digunakan untuk memastikan identitas atlet dan status keabsahannya sebelum turun bertanding.
Ketua Harian KONI Kaltim Nidya Listiyono, mewakili Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum, meminta seluruh KONI kabupaten/kota menerima hasil pengesahan. Ia mengingatkan, perbedaan pandangan yang muncul setelah proses verifikasi harus diselesaikan melalui ketentuan yang berlaku, bukan berkembang menjadi sengketa di lapangan.
“Kami memahami proses verifikasi tidak selalu sesuai dengan harapan semua pihak. Saya mengajak KONI kabupaten/kota menerima hasilnya. Ini Porprov kita bersama. Kalau nanti muncul perbedaan pandangan di lapangan, selesaikan sesuai aturan main,” terangnya, di Ruang Rapat KONI Kaltim, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan rekapitulasi atlet yang telah diverifikasi dan disahkan, Samarinda mengirimkan 1.219 atlet dari 67 cabang olahraga (cabor). Paser (1.256 atlet/63 cabor), Kukar (1.160 atlet/63 cabor, Kutai Timur (1.011 atlet/ 67 cabor), Balikpapan (1.031 atlet/65 cabor), Kutai Barat dengan (668 atlet/53 cabor), Penajam Paser Utara (672 atlet/52 cabor), Bontang (876 atlet/60 cabor), Berau (569 atlet/47 cabor), serta Mahakam Ulu dengan 247 atlet dari 24 cabor.
Wakil Ketua II KONI Kaltim sekaligus Ketua Tim Keabsahan Dandri Dauri menyebut, proses tersebut menjadi babak baru dalam pembinaan olahraga di Kaltim. Penggunaan aplikasi untuk memasukkan data atlet, mengubah pola kerja verifikasi yang sebelumnya dilakukan secara konvensional.
“Ini tantangan tersendiri. Kami membawa cara baru dalam proses keabsahan, menggunakan aplikasi sebagai wadah memasukkan data atlet yang akan bertanding. Tugasnya tidak mudah, tetapi alhamdulillah bisa kami jalankan,” ujar Dandri.
Plt Kepala Dispora Kaltim Rasman Rading menilai pengesahan 8.709 atlet penting untuk memastikan peserta yang berlaga merupakan atlet yang telah divalidasi. Ia menyebut, setiap lembar dokumen diberi cap sebagai penanda pemeriksaan.
“Sebanyak 8.709 atlet ini merupakan atlet potensial Kaltim, bukan atlet yang diimpor dari luar daerah. Itu yang saya banggakan. Data mereka sudah divalidasi, bahkan setiap lembar diberi cap agar tidak ada yang terlewat,” kata Rasman.
Ia mengingatkan Porprov bukan sekadar kompetisi untuk mengejar gelar juara umum. Ajang ini juga menjadi bagian dari seleksi atlet menuju PONberikutnya, meski sejumlah cabor masih akan menjalankan tahapan seleksi masing-masing.
Rasman meminta KONI kabupaten/kota bersama pengurus cabang olahraga di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, menjaga kesinambungan pembinaan. Prestasi, katanya, tidak dapat dibangun hanya dengan mengandalkan pengurus tingkat provinsi tanpa dukungan pembinaan di daerah.
“Porprov ini langkah awal untuk meningkatkan prestasi dan menyeleksi atlet menuju PON. Pembinaan harus berkelanjutan. Jangan hanya berharap kepada pengurus provinsi, sementara pengurus cabang tidak melakukan pembinaan,” ujarnya.
Sementara Kepala Disporapar Paser, Kurniawan turut mengapresiasi kerja tim keabsahan yang memeriksa data kontingen. Ia menilai proses tersebut membutuhkan ketelitian dan objektivitas agar keputusan yang dihasilkan dapat diterima seluruh daerah.
“Terima kasih sebesar-besarnya atas kinerja Tim Keabsahan. Saya melihat sendiri bagaimana mereka berjuang beberapa hari ini memverifikasi data dan berusaha objektif serta proporsional. Semoga lelah ini menjadi Lillah,” tutup Kurniawan. (upi/hms.koni)

KONIKALTIM.NEWS – Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur bertolak menuju Serang, Banten, Jumat (23/10/2026), untuk mengikuti Kejuaraan Nasional…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS - Pekan Olahraga Provinsi VIII Kalimantan Timur siap digelar di Kabupaten Paser. Sebanyak 64 cabang olahraga (Cabor) ditambah dua…
Selengkapnya
Penetapan akhir atlet-atlet yang akan bertanding di Porprov Paser dimulai. Lewat agenda DRM, tiap daerah akan mengetahui sebarapa banyak atlet…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS. Sebanyak 14 atlet putri Cricket Kaltim disiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cricket 2026 di Denpasar, Bali, pada 22 Oktober…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS– Persiapan boleh pas-pasan, prestasi tetap jalan. Kontingen Shorinji Kempo Kalimantan Timur pulang dari Bali dengan membawa 12 medali. Rinciannya,…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS– Tim padel putra Kalimantan Timur (Kaltim) mengukir prestasi membanggakan dengan menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel 2026. Pada partai final…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS– Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Paser kian dekat. Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kalimantan Timur (Kaltim) pun mulai tancap…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS-Jadwal pertandingan yang beririsan membuat Basket 3x3 dan Akuatik Kalimantan Timur harus berhitung sebelum memastikan keikutsertaan pada PON Pantai 2026.…
Selengkapnya