SAMARINDA - Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menegaskan tidak akan maju kembali dalam pencalonan Ketua KONI Kaltim pada Musyawarah Provinsi (Musprov) mendatang. Sikap tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas capaian Kaltim yang gagal menembus lima besar pada PON XXI/2024 Aceh– Sumut.
Pernyataan itu mendapat tanggapan dari Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim, Muslimin. Ia menilai kegagalan di ajang multievent nasional tersebut tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada Ketua KONI Kaltim.
Menurut Muslimin, seluruh pemangku kepentingan olahraga daerah harus bertanggung jawab atas hasil yang diraih. Mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, KONI Kaltim, hingga cabang olahraga
“Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, KONI Kaltim, serta cabor semua harus bertanggung jawab. Kegagalan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Muslimin saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Muslimin tetap mengapresiasi sikap Rusdiansyah Aras yang memilih tidak maju kembali pada periode mendatang. Namun, ia menegaskan dukungannya tetap terbuka apabila Rusdi kembali dipercaya memimpin KONI Kaltim.
“Pak ketua memang sudah menyampaikan tidak akan maju lagi. Tapi saya masih mendukung Pak Rusdi, tentu dengan catatan penting yang harus dipertimbangkan bersama,” katanya.
Ke depan, Muslimin berharap KONI
Kaltim lebih fokus menggenjot prestasi olahraga. Ia menekankan pentingnya efi siensi program agar pembinaan atlet dan cabang olahraga mendapat perhatian maksimal.
“KONI harus mengurangi kegiatan yang tidak penting. Cabor perlu mendapat perhatian lebih. Perjalanan dinas yang tidak mendesak sebaiknya dihapuskan,” tegasnya.(*)

Catatan RUSDIANSYAH ARAS Ketua KONI Kaltim GELIAT kebangkitan olahraga tenis lapangan di Benua Etam mulai menemui titik terang. Bertempat di…
SelengkapnyaSAMARINDA - Agus Suwandy punya amanah besar untuk meneruskan kejayaan gulat Kaltim. Itu setelah dirinya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah…
Selengkapnya
SAMARINDA-Pertemuan saya bersama jajaran teras KONI Kaltim dengan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Ibu Sri Wahyuni, pada Jumat (30/1/2026) pagi tadi,…
SelengkapnyaSAMARINDA KOTA. Kendala administratif menja di tantangan KONI Kaltim mengawali 2026. Hingga saat ini, KONI masih menunggu kepastian dari Dinas…
Selengkapnya
Ketua Ummum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras dianggap membuat blunder dengan pernyataannya tak lagi maju menjadi ketua. Sebab penyampaiannya tersebut sangat…
SelengkapnyaSAMARINDA KOTA. Enam dari sepuluh atlet soft tennis yang dipanggil untuk mengikuti seleksi nasional (seleknas) Asian Games, sudah menjalani rangkaian…
Selengkapnya
SAMARINDA KOTA. Potensi soft tennis Benua Etam benar-benar dipantau KONI Pusat. Setelah dua atlet junior dipanggil untuk memperkuat Indonesia di…
SelengkapnyaSAMARINDA KOTA. Walau ada sedikit perbedaan dalam pemikiran, namun secara garis besar, pembinaan olahraga Benua Etam disebut sudah berada di…
Selengkapnya