Catatan RUSDIANSYAH ARAS Ketua KONI Kaltim
GELIAT kebangkitan olahraga tenis lapangan di Benua Etam mulai menemui titik terang. Bertempat di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (7/2/2026), Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Pengprov PELTI Kaltim resmi menetapkan Ibu Wahyu Hernaningsih sebagai Ketua Umum untuk masa bhakti 2026-2030.
Terpilihnya Wahyu Hernaningsih membawa harapan besar bagi seluruh pengurus kabupaten dan kota yang hadir, mengingat tantangan besar sudah menanti di depan mata.
Fokus Utama: Kebangkitan Prestasi Menuju PON XXII
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim, M Faisal, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan pesan yang cukup lugas. Menurutnya, figur ketua terpilih tidak hanya dituntut untuk memiliki visi yang jelas (visioner), tetapi juga harus punya “tangan dingin” dalam eksekusi program.
TARGET PRESTASI: FOKUS UTAMA ADALAH MENGEMBALIKAN KEJAYAAN TENIS KALTIM
Roadmap PON 2028: Persiapan harus dimulai sejak dini untuk menyongsong PON XXII tahun 2028 di NTB dan NTT. Kaltim diharapkan tidak hanya sekadar berpartisipasi, tapi kembali menjadi lumbung medali di cabor tenis.
ANGIN SEGAR BAGI PEMBINAAN JUNIOR
Optimisme serupa juga datang dari pusat. Kabid Organisasi PP PELTI, Arief Fahlevi Pangeran, menilai kepemimpinan baru ini akan membawa “angin segar”, terutama dalam hal frekuensi kompetisi. “Kami optimis di bawah kendali Ibu Wahyu, iklim kompetisi tenis di Kaltim akan lebih hidup. Fokus pada kelompok umur yunior sangat krusial karena mereka adalah fondasi prestasi jangka panjang,” ujar Arief.
KALTIM MEMBIDIK TUAN RUMAH MUNAS
Selain membahas internal Kaltim, muncul sebuah aspirasi menarik dalam forum tersebut. Arief Fahlevi Pangeran mengungkapkan harapannya agar Musyawarah Nasional (Munas) PELTI mendatang bisa diselenggarakan di Kalimantan Timur.
Hal ini tentu menjadi sinyal positif bahwa infrastruktur dan kesiapan organisasi di Kaltim dianggap sangat mumpuni untuk level nasional. Jika ini terwujud, maka marwah tenis Kaltim dipastikan akan semakin terangkat di kancah nasional.
Musorprovlub kali ini bukan sekadar pergantian nakhoda, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa PELTI Kaltim siap melakukan akselerasi. Dengan dukungan penuh dari Dispora Kaltim dan restu dari PP PELTI, tugas berat kini ada di pundak Wahyu Hernaningsih untuk membuktikan bahwa tenis Kaltim bisa “bicara banyak” di tahun 2028 nanti. (rd)

KONIKALTIM.NEWS — Kontingen atlet putri softball Provinsi Kalimantan Timur secara resmi dilepas untuk mengikuti ajang SIMS OPEN Tournament Softball 2026,…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS — Semangat tak pernah berbohong. Hal itu kembali dibuktikan Tim Triathlon Kutai Timur dalam ajang Fun Run 5K –…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS – Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi di kancah taekwondo nasional. Dua atlet mudanya, Aji Muhammad Fikrial Hazza Kesuma dan…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS – Penantian panjang akhirnya berujung kepastian. PB Porprov resmi mengusulkan 59 cabang olahraga (cabor) dengan 1.014 nomor pertandingan untuk…
Selengkapnya
KONIKALTIM.NEWS – Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menggelar audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur H Rudi Mas’ud…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS -Tim hoki indoor Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil membawa pulang medali perak untuk tim putra dan perunggu untuk tim putri…
Selengkapnya
KONIKALTIM.News – Pecatur muda asal Kalimantan Timur, Cherisha Divina Wijaya, menorehkan prestasi membanggakan di pentas internasional. Cherisha berhasil membawa pulang…
SelengkapnyaKONIKALTIM.NEWS - Ketua KONI Kalimantan Timur H Anderiy ST bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur Rasman…
Selengkapnya