KONI Kaltim Apresiasi Program Sekolah Menembak Perbakin, Siapkan Strategi Menuju PON
KONIKALTIM.NEWS - Pengurus KONI Kalimantan Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Provinsi Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kalimantan Timur, Selasa (25/8) siang, di sekretariat Perbakin Kaltim, Komplek Perkantoran Balikpapan SuperBlok, Kota Balikpapan.
Rombongan yang dipimpin Ketua KONI Kaltim Anderiy diterima langsung oleh Sekretaris Pengprov Perbakin Kaltim, Ilman Nafian. Dalam pertemuan tersebut, rombongan turut menyaksikan latihan atlet muda binaan sekolah menembak Perbakin di Balikpapan.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim Rasman Rading, bersama Ketua KONI Kaltim Anderiy dan Ketua Harian KONI Kaltim Nidya Listiyono, turut mencoba fasilitas lapangan tembak indoor milik Perbakin yang berada di lantai tiga komplek tersebut.
Anderiy mengapresiasi program sekolah menembak yang diinisiasi Ketua Perbakin Kaltim Roy Nirwan. “Harus saya apresiasikan terobosan dari Ketua Perbakin Kaltim Roy Nirwan lewat program sekolah menembak, kini Kaltim punya atlet-atlet muda terbaik yang bisa diandalkan dalam PON mendatang,” katanya.
Ilman Nafian menyampaikan, di bawah kepemimpinan Roy Nirwan, Perbakin Kaltim telah mengoperasikan empat sekolah menembak yang tersebar di Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Penajam Paser Utara.
Program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan atlet menembak Kaltim yang kompetitif di tingkat nasional.
“Alhamdulillah sudah mulai terlihat, jika tidak ada halangan PON mendatang kita sudah punya target beberapa nomor untuk memperoleh medali,” ujar Ilman.
Terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Paser, Ilman mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke venue yang akan digunakan.
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, ia merekomendasikan kepada PB Porprov dan KONI Kaltim agar sejumlah nomor pertandingan dipindahkan pelaksanaannya ke Balikpapan.
“Seperti bidang tembak reaksi dan berburu, lapangan Brimob dan Manggar Balikpapan bisa dimanfaatkan untuk nomor tanding yang fasilitas venue-nya tidak tersedia di lapangan tembak di Paser,” jelasnya.
Anderiy menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan akan meneruskannya kepada PB Porprov. Ia juga meminta Pengprov Perbakin Kaltim segera mengirimkan surat resmi dengan tembusan kepada KONI dan Dispora Kaltim.
Namun demikian, Anderiy mengingatkan adanya konsekuensi jika pertandingan digelar di dua lokasi berbeda.
“Memang ada plus minus jika dimainkan di dua tempat berbeda seperti Paser dan Balikpapan. Khususnya satu atlet menembak yang harus turun di beberapa nomor, jika nomornya nanti ada yang dimainkan di venue Paser dan juga venue Balikpapan, akan sulit membagi waktunya, karena jarak Balikpapan dan Paser tidak dekat,” tuturnya.
Ia menambahkan, technical delegate (TD) pertandingan nantinya perlu menyusun jadwal secara cermat agar tidak terjadi bentrok antarnomor.
Anderiy menaruh harapan besar pada cabang olahraga menembak yang memiliki sekitar 50 nomor pertandingan. Menurutnya, jumlah nomor yang banyak tersebut turut memperbesar peluang perolehan medali pada PON mendatang.
Ia berharap, dalam proses penjajakan kerja sama dengan pihak swasta sebagai mitra atau “orang tua asuh” cabang olahraga, cabor menembak dapat menjadi salah satu pilihan prioritas bagi perusahaan yang ingin mendukung pembinaan olahraga di Kaltim.
“Dan ini akan kita sampaikan ke Pak Gubernur, melihat atlet-atlet menembak Kaltim juga muda-muda, jadi momentumnya sangat pas untuk dibina,” kata Anderiy. (echa/fahri/hms.koni)