akuatik-kaltim-legawa-dua-wakilnya-dicoret-dari-pelatda-koni-kaltim

Akuatik Kaltim Legawa Dua Wakilnya Dicoret dari Pelatda KONI Kaltim

SAMARINDA—Keputusan tersebut diyakini sebagai langkah terbaik dan sudah melalui berbagai pertimbangan. Hal tersebut disampaikan Ketua Pengprov AI Kaltim Alimuddin, Kamis (18/4). “Ini akan menjadi evaluasi bagi kami di Akuatik Kaltim, khususnya dalam pembinaan atlet,” kata Alimuddin.

Ia menilai, dalam pelaksanaan pelatda, atlet semestinya dapat mengikuti seluruh program yang disiapkan pelatih dan tidak terpengaruh dengan pihaklain. “Apalagi pelatih saat ini, Effendi, merupakan pelatih lama yang memang punya jam terbang dan reputasi dalam kemajuan akuatik di Kaltim,” jelas pria yang juga Deputi Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat ini.

Disinggung soal program latihan, Alimuddin menilai, program yang selama ini disiapkan pelatih masih dalam batas wajar. Apalagi, sang atlet memang dituntut mampu meningkatkan performanya jelang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatra Utara (Sumut) nanti. “Program-program yang sudah disiapkan ini mestinya bisa diikuti oleh atlet,” kata dia.

Untuk diketahui, Komandan Pelatda KONI Kaltim Ego Arifin mengumumkan pencoretan dua nama dari timnya. Mereka adalah atlet akuatik kategori renang bebas terbuka atas nama Rama Vardana Prihandono dan pelatihnya, Effendi.

Keputusan tegas ini diambil sebagai buah dari tindakan indisipliner. Sejatinya, kata Ego Arifin, KONI Kaltim dan tim pelatda sudah berupaya menyelesaikan persoalan ini. Sayang, baik pelatih maupun atlet yang bersangkutan tidak menunjukkan iktikad baik. “Atlet ini juga kerap meninggalkan lokasi latihan,” kata dia.

Pencoretan ini, kata dia juga bukan keputusan sepihak. Prosesnya panjang dan melibatkan banyak tim, sebelum akhirnya diputuskan dikeluarkan. “Ada tahapantahapan yang dijalankan sebelum akhirnya diputuskan dikeluarkan. Jadi, bukan keputusan sekonyongkonyong,” tegas dia.

Berkaca dari kasus ini, dirinya juga meminta para pelatih dan atlet untuk menjalankan kesepakatan dan program yang sudah disusun. “Evaluasi akan terus berjalan. Jika ada atlet dan pelatih yang tak disiplin bisa jadi akan dicoret,” tegas dia. (*)

NEWS UPDATE

Chelsie Siap Tempur di Kazakstan Akan Jajal Sembilan Ronde, Hadapi Pemain Bertaraf Grandmaster

SAMARINDA — Di Kazakstan, Chelsie Monica akan ambil bagian dalam kejuaraan catur taraf dunia bertajuk Aktobe Open 2024 pada 24…

KONI Kaltim Monitoring Cabor Layar di Berau

SAMARINDA – KONI Kaltim melakukan monitoring pemusatan latihan daerah (pelatda) layar di Tanjung Batu, Berau, Sabtu (19/5). Dalam kesempatan tersebut,…

Pencak Silat Target Dua Emas, Agendakan Tryout ke Malaysia

SAMARINDA–Skuad pencak silat Kaltim mulai meraba-raba ajang uji coba dalam rangka meningkatkan kemampuan atletnya. Pun sebagai evaluasi dalam mempersiapkan target…

Katsul Wijaya Pimpin KONI Paser 2024–2028, Siap Sukseskan Porprov 2026 dan Evaluasi Pencabor yang Tidak Aktif

TANA PASER – Pengukuhan ini dihadiri Bupati Paser Fahmi Fadli, FKPD, serta para pengurus cabang olahraga. Rusdiansyah menyampaikan selamat kepada…

Tinju Kaltim Berharap Tryout

SAMARINDA–Para patriot olahraga Kaltim tampak semangat dalam menjalani program latihan. Rata-rata, mereka fokus mengasah kemampuan teknik kecaboran. Di Gedung Behempas,…