MINGGU
20 September 2020

Perginya Sosok Penuh Dedikasi

9/09/2020

BARU saja kehilangan Zainal Arifin, beberapa waktu lalu, dunia olahraga Kaltim kembali dirundung duka. Itu setelah salah satu pengurus KONI Kaltim sekaligus pelatih gulat Kaltim, Rohandi Yusuf, berpulang, Sabtu (5/9). Yusuf wafat karena penyakit strok yang dia derita selama beberapa bulan terakhir.

Kabar tersebut jelas menjadi ujian berat bagi gulat Bumi Etam. Yusuf dikenal sebagai pengurus KONI, PGSI Kaltim, dan pelatih gulat yang berdedikasi tinggi. Hal itu diutarakan Sumarlani, sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim sekaligus sahabat Yusuf di cabang olahraga (cabor) gulat. Sumarlani mengatakan, mendiang memang sudah menderita strok beberapa bulan terakhir.

“PGSI Kaltim sangat berduka karena kehilangan salah satu sosok yang punya loyalitas tinggi kepada gulat Kaltim. Terus terang, saya pun masih tidak menyangka beliau pergi secepat ini,” kata Sumarlani.

Di mata Sumarlani, Yusuf adalah pelatih yang sangat pandai membaca kondisi psikologis pegulatnya. Saat para pegulat sedang tegang akibat beratnya menu latihan, Yusuf kerap membuat cair suasana latihan. “Dia pelatih yang memahami kondisi atletnya. Itu karena dia juga mantan atlet gulat, sehingga dia sangat paham bagaimana caranya membuat pegulat enjoy saat latihan,” imbuh Sumarlani.

Hal senada diungkapkan pegulat putri senior Kaltim, Dewi Ulfah. Delapan tahun terakhir, Dewi dilatih oleh Yusuf. Selama itu pula tak ada kesan negatif yang dia dapat dari seorang Yusuf. Dewi mengaku terkejut atas kepergian pelatihnya itu. Apalagi, sebelum berpulang, Yusuf sempat menginjakkan kaki di Gedung Gulat Samarinda untuk melihat pegulat melakukan latihan fisik di matras.

“Beliau sangat berdedikasi dan menyayangi kami semua. Bukti cintanya kepada gulat dia perlihatkan kemarin (dua hari lalu). Beliau datang ke gedung gulat meski kondisinya belum sehat. Semoga beliau diberi tempat yang layak di sisi Allah,” pungkas peraih tiga medali emas PON berturut-turut itu.

Kembali kehilangan salah satu insan olahraga Bumi Etam, Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya pun turut berbelasungkawa. Dia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. “Kita kembali kehilangan salah satu patriot olahraga Kaltim. Semoga yang telah dibaktikan beliau selama ini bernilai pahala di sisi Allah SWT,” jelas dia.(*)


Perginya Sosok Penuh Dedikasi
BARU saja kehilangan Zainal Arifin, beberapa waktu lalu, dunia olahraga Kaltim kembali dirundung duka. Itu setelah salah…
Zainal Arifin Berpulang ke Pangkuan Ilahi, Sosok yang Tenang dan Utamakan Bermufakat
Dunia olahraga Kaltim berduka. Salah satu patriotnya telah berpulang, Rabu (19/8). Beliau adalah Zainal Arifin. Sebelum…
Siap Lahirkan Pecatur Andal, Pengurus Percasi Kukar Resmi Dilantik
Ketua Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim Andi Harun resmi melantik PengkabPercasi Kukar periode…
Batasan Umur Menyesuaikan
SAMARINDA–Agar kegiatan olahraga nasional tak mandek, KONI Pusat adakan rapat dalam jaringan (daring) dengan seluruh KONI…
Kejurprov Gulat Junior Kaltim Momen Regenerasi
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Junior Kaltim bergulir di Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan.…
Pencairan Bonus Lebih Cepat
Kabar baik untuk atlet berprestasi di kuali? kasi pekan olahraga nasional (pra-PON). Wacana pemberian bonus yang diagendakan…
Pra-PON, Anggar Sukses Bawa Pulang Tujuh Medali
SEMARANG - Tampil di Pra-PON 2019 pada 10-14 Oktober, skuat Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kaltim sukses. Boyongan…
Zuhdi Motivasi Layar Menuju SEA Games di Filipina
JAKARTA - Gelaran pesta olahraga dua tahunan bertajuk SEA Games 2019 di Filipina bakal segera dihelat. Sebanyak 11 negara…
Raih Satu Emas di Pra-PON, Biliar Kaltim Ukir Sejarah
Berhasil meraih emas dalam pentas pra-PON, Biliar Kaltim mencetak sejarah dengan skor terbaik.JAKARTA-Persatuan Olahraga…
Optimistis Satu Emas
Tenis meja kaltim ditargetkan mampu tampil moncer di kandang. Menjadi tuan rumah Pra-PON 2019, medali emas menjadi bidikan…